Selasa, 21 April 2009

H. MAHFUDZ ABDURRAHMAN - CALEG DPR RI NO.1 DAPIL JABAR VI (KOTA BEKASI & KOTA DEPOK)


HIDUP MULIA BERDAYA GUNA BAGI SESAMA

Bekasi, dobeldobel.com
Mahfudz Abdurrahman adalah sosok seorang da'i, aktivis, pebisnis dan sekaligus politisi. Pendidikann diawali dari sekolah dasar (SD) dan SMP Negeri yang dijalaninya di lingkungan pesantren tradisional desa Babakan Ciwaringin, Cirebon. Melanjutkan SMAnya di kota Jambi dan perguruan tinggi di Universitas Jayabaya, Jakarta.

Pria yang beristrikan LATIFAH ABDUSHSHOMAD ini sejak remaja aktif dalam kegiatan OSIS dan kesenian. Pada tahun 1980-an ia menggeluti kehidupan di kampusnya dengan berbagai aktivitas kemahasiswaan baik intra maupun ekstra. Pernah ia menjabat sebagai ketua badan perwakilan mahasiswa (BPM) dan ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) selain sebagai pimpinan majalah kampus.

Di awal tahun 90-an, bersama almarhum Ust. KH. Rahmat Abdullah ia menyeriusi kegiatan da'wah, pendidikan dan sosial dengan mendirikan Yayasan ISLAMIC CENTER IQRO' di kawasan Bekasi yang sekarang di bawah pimpinannya.

Selain kesibukan berda'wah, ayah dari 10 orang anak ini sejak lama menekuni dunia bisnis, mulai dari usaha percetakan, penerbitan, toko buku hingga masuk dalam bidang konstruksi, perumahan dan properti yang mengantarkannya menjadi Wakil Sekretaris REAL ESTATE INDONESIA Provinsi banten di awal tahun 2000-an. Saat ini ia berkonsentrasi dalam sektor agrobisnis dan energi.

Di gelanggang politik, salah seorang tokoh lembaga tinggi partai yang menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PKS ini diamanahkan menjadi calon legislatif (CALEG) DPR RO daerah pemilihan Kota Bekasi dan Depok Nomor Urut 1.

BIODATA
Nama: H. MAHFUDZ ABDURRAHMAN
Tempat/Tgl. Lahir: Jakarta, 18 Juni 1958
Alamat: Jl. AL Raya No. 89 Jatimakmur, Pondok Gede - Bekasi
Istri: Hj. LATIFAH ABDUSHSHOMAD
Anak:
1. Azmi Robbani
2. Hanna Qudsiyah
3. Syafiq Fadlurrahman
4. Miftahul Haq
5. Kamal Jihadi
6. Abdurrahman
7. Muhamad Yazid
8. Abdul Azis
9. Fanny Afnan Jannati
10. Nadia Aufia

Pendidikan:
- Sekolah Dasar negeri, Cirebon
- Sekolah Menengah Pertama Negeri, Babakan Cirebon
- Pesantren Raudhotuththolibin, Babakan Cirebon
- Sekolah Menengah Atas Negeri 5, Kota jambi
- Universitas Jayabaya, Jakarta

Pekerjaan
- Direktur Utama PT. Mitra Inti Laksana
- Komisaris Utama PT. Sentra Inovasitama
- Komisaris Utama PT. Martani Agro Sejahtera

Organisasi:
- Bendahara Umum DPP PKS
- Anggota Majelis Syuro PKS
- Ketua Dewan Pembina Yayasan IQRO' Bekasi
- Ketua BPH Yayasan Al Hasan, Bekasi
- Bendahara Yayasan Al-Insan, Bekasi
- Pendiri LAZ-TAMU (Lembaga Amil Zakat Tabungan Amanah Umat ) Bekasi

Pengalaman Organisasi
- Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa AKN Jayabaya
- Ketua Komisaris HMI AKN Jayabaya
- Wakil Sekretaris REI (Real Estate Indonesia)
- Bendahara Ikatan Penulis dan Wartawan Muda Islam
- Ikatan Alumni Universitas Jayabaya

-------------------------------------
Tulisan terkait dengan H. Mahfudz Abdurrahman

Dukungan terus mengalir kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009. Jum’at (13/2) puluhan tokoh se-Bekasi Timur mengatakan dukungannya teradap Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang di usung PKS.

Mahfudz Abdurrahman mendapat apresiasi mendalam dari tokoh Bekasi Timur. Hal ini nampak ketika Mahfudz Abdurrahman di perkenalkan sebagai Caleg DPR RI kontan hadirin meminta Mahfudz Abdurrahman untuk menghampiri tempat duduk para tamu undangan.

Pada kesempatan itu Mahfudz Abdurrahman memaparkan kondisi Indonesia saat ini. Mulai dari masalah pengangguran dan kemiskinan sampai perilaku korupsi yang tidak ada tanda-tanda akan berakhir.

“Kita prihatin atas kondisi kita saat ini. kemiskinan masih menggurita. Padahal kaum muslimin adalah yang terbesar di negeri ini,” katanya. Untuk itu ia meminta masyarakat Bekasi Timur tetap yakin bahwa harapan itu masih ada.

Setelah Mahfudz Abdurrahman memberikan sambutan, beberapa hadirin memberikan sambutan dan apresiasinya atas acara silaturrahim tersebut. Tokoh-tokoh masyarakat Bekasi Timur itu mengatakan dukungannya.

Kami salut PKS sangat kompak, akan terus kami dukung,” kata Supriyadi salah seorang tokoh yang hadir dalam pertemuan itu.

READ MORE - H. MAHFUDZ ABDURRAHMAN - CALEG DPR RI NO.1 DAPIL JABAR VI (KOTA BEKASI & KOTA DEPOK)

Senin, 20 April 2009

Aartje Loppies: Terus Berjuang Lewat Posko Rakyat Bekasi

Aartje Lopies, caleg Golkar No.4 DPR RI
Dapil Kota Bekasi & Depok

Bekasi, dobeldobel.com
Bagaimana menjadi calon wakil angota perwakilan rakyat yang bener-bener dipercaya rakyat tanpa harus membagikan sembako, aqua ataupun uang? ”Jangan jadi pembohong” urai Bang Haji menjawab.

Kalau kita pernah berbohong, pasti kita akan membawa kompensasi untuk menutupi kebohongan kita itu. Tapi kalau kita selalu jujur, kita tidak akan memerlukan apapun untuk menutupinya. ”Di dalam masyarakat, sedikit saja kita melakukan kesalahan, gaungnya bisa menyebar ke seluruh lapisan”. tips darinya.
Kutipan berita ttg Aartje Loppies:
http://www.indonesia-monitor.com/main/index.php?option=com_content&task=view&id=1885&Itemid=36
SEPAK
terjang politisi Partai Golkar Aartje Loppies sudah tak asing di Kota Bekasi. Berjuang dengan membangun posko Aspirasi Rakyat Bekasi.
Mengurusi masalah sosial di Kota Bekasi sudah menjadi keseharian Aartje Loppies. Fungsionaris DPP Partai Golkar itu pernah menjadi pengurus di DPD Partai Golkar Bekasi, selama 16 tahun.
Tak hanya itu, di lingkungan perumahan Pekayon Indah, Bekasi, Aartje dipercaya menjadi ketua RW selama 25 tahun masa jabatan. Ini menunjukkan pergaulan Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Bekasi itu cukup langka.
‘’Saya tinggal di Bekasi sudah 29 tahun. Seluruh wilayah bekasi, sudah saya jajaki. Banyak masalah yang dihadapi warga Bekasi. Untuk itu kita perlu benahi bersama,’’ ujar ayah tiga anak itu.
Masalah yang paling krusial di wilayah Bekasi, menurutnya, cukuplah banyak dan kompleks. Mulai penanganan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak berkeadilan, layanan kesehatan dan pendidikan yang masih minim, kualitas sarana dan prasarana transportasi di Bekasi cukup memprihatinkan.
‘’Itulah yang membuat saya tertantang untuk memperjuangkan nasib warga Bekasi. Karena Bekasi seperti darah daging saya,’’ tuturnya.
Untuk merealisasikan impiannya, Aartje berencana akan membuat Posko Aspirasi Rakyat Bekasi. Warga Bekasi bisa menyampaikan segala aspirasi, unek-unek, keluhannya ke posko tersebut. Termasuk mengadukan apabila melihat adanya dugaan korupsi di pemerintahan daerah.
‘’Seminggu sekali, saya akan standby di posko tersebut. Namun substansinya, seluruh aspirasi masyarakat, akan disalurkan. Diperjuangkan solusinya. Insya Allah, posko tersebut akan saya dirikan juga di Depok,’’ tuturnya.
Bicara soal minimnya kualitas sarana serta prasarana transportasi di kawasan Bekasi, Aartje mencurigai adanya kongkalikong yang melibatkan aparat terkait. Dalam safari politiknya ke beberapa wilayah Bekasi yang cukup terpencil, dirinya mengaku trenyuh. Karena banyak jalan-jalan yan rusak parah.
‘’Ironisnya, kerusakan itu, tidak pernah ada solusinya. Karena mental-mental korup. Misalnya, agar menang tender, kontraktor harus sediakan jatah fee sekian persen. Agar duitnya cair, harus sediakan fee sekian. Akhirnya, kontraktor mainkan spek. Wajarlah kalau jalanan jadi langgaran rusak. Nah, sampai kapan kasus seperti ini dibiarkan,’’ tegasnya.
Saat ditanya soal peluang, Aartje mengaku sangat optimis karena warga Bekasi dan Depok memiliki kesadaran politik yang cukup tinggi. Apalagi sistem suara terbanyak, membuatnya semakin yakin. Apalagi, caleg Golkar Nomor I Dapil Jabar 6, Zulkarnaen Djabar sempat tersangkut kasus gratifikasi Menag Maftuh Basyuni. Kasus ini, sudah ditangan KPK dan BK DPR sudah memanggil Zulkarnaen Djabar untuk dimintai keterangannya.
Insya Allah, saya mohon doa restu masyarakat Bekasi dan Depok. Tanpa itu, mustahil,’’ tegasnya.
Selain itu, Aartje memaparkan adanya politisasi birokrasi di Bekasi yang menyeret Walikota Bekasi, Mochtar Mohammad. Berdasarkan temuan di lapangan, Walikota Bekasi yang rangkap jabatan sebagai Ketua DPC PDIP Bekasi, memberikan instruksi kepada seluruh kepala dinas, camat dan lurah agar menyosialisasikan dukungan untuk caleg dari partainya.
“Kami sudah laporkan ke panwas. Ini kan pendidikan politik yang salah. Masuk kategori kejahatan demokrasi. Tapi saya yakin, warga Bekasi sudah cerdas dan kritis kok. Insya Allah, tidak mudah dibujuk dengan janji apalagi diintervensi,’’ paparnya.
Pengalaman ketika keliling kampung, Aartje mengaku seringkali miris dengan kondisi kehidupan warga Bekasi yang mayoritas kurang mampu. Termasuk nasib pedagang kaki lima (PKL) yang seringkali menjadi korban penindasan aparat Pemkot Bekasi.
“PKL memang salah karena berjualan tidak pada tempatnya, tapi pemkot seharusnya menyediakan lokasi untuk mereka berusaha,” ujarnya.
Padahal, lanjut anak buah JK itu, relokasi PKL akan memberikan dampak positif. Misalnya, pendapatan asli daerah (PAD) akan meningkat, selain mengurangi terjadinya pungli yang sudah mendarah daging di daerah Bekasi.
“Kalau ada PKL, pasti pungli jalan. Kalau PKL mau ditertibkan, punglinya juga dong diberantas. Termasuk pungli di tender proyek infrastruktur,’’ tegasnya.
Iwan Purwantono
READ MORE - Aartje Loppies: Terus Berjuang Lewat Posko Rakyat Bekasi

Senin, 06 April 2009

Caleg Golkar Pengagum Bung Hatta yang Suka Bergoyang di Panggung Kampanye

Drs. Zulkarnaen Djabar, MA.
Caleg Partai Golkar DPR RI no.1 dapil Kota Bekasi & Depok

Bekasi dobeldobel.com
Banyak pemberitaan yang simpang siur bila kita menyebut nama Zulkarnaen Djabar, caleg Partai Golkar untuk DPR RI dapil Jabar VI ini, apalagi yang berkaitan dengan masalah penyelenggaraan haji. Padahal menurut keinginannya agar penyelenggaraan haji tidak terburu-buru di swastanisasikan, mengingat penyelenggaraan haji masih mengedepankan urusan bisnis, ketimbang pelayanan terhadap calon jamaah haji.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh anggota Tim Pengawas Penyelenggaraan Haji DPR RI, Zulkarnaen Djabar melalui sambungan telepon, Jum'at (17/02) kepada wartawan media indopolitik.com, Novel/Travel

"Penyelenggaraan haji tidak bisa seluruhnya dikelola swasta, itu bisa jadi bisnis. Nanti malah merugikan calon jamaah haji, " katanya

Menurutnya, banyaknya kasus calon haji batal berangkat disebabkan biro perjalanannya banyak permasalahan, sehingga calon jamaah tidak dapat berangkat sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Ia menegaskan, selain gagalnya keberangkatan calon jamaah haji, saat ini banyak biro perjalanan haji yang menjual kuota seenaknya, belum lagi sistem percaloan untuk menentukan pemondokan haji di Arab Saudi. Hal ini merupakan bukti nyata ketidakmampuan pihak swasta dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji.

"Kalau pun ingin melibatkan peran swasta, pihak swasta harus dapat melakukan konsolidasi. Serta melakukan filterisasi terhadap pihak swasta yang dipilih sebagai petugas penyelenggara haji, " tegasnya.

Antusias dalam kampanye terbuka Partai Golkar di GOR Kota Bekasi

Sang caleg yang bernomor urut 1 ini sangat menikmati masa-masa kampanye, padahal di usianya yang 56 tahun itu ia harus menggiatkan kampanye dan sosialisasi ke masyarakat secara langsung. Seperti saat ditemui di sela-sela kampanye terbuka partai Golkar putaran terakhir di GOR Kota Bekasi ia sempat ikut bergoyang dengan massa pendukung Golkar di atas panggung sambil sesekali mengangkat kedua tangannya. Ia pun sempat berorasi membakar semangat para pendukung kampanye.

Energi yang tiada habis dari diri sang calon legislator dapil Kota Bekasi dan Kota Depok, memang tak ada kaitannya dengan lagu-lagu yang dinyanyikan artis-artis ibukota yang menghibur panggung kampanye saat itu.

Seperti yang diketahui banyak orang, kampanye Golkar putaran akhir di GOR Kota Bekasi itu akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Golkar, Jusuf Kalla. Wajar saja bila Zulkarnaen Djabar seperti mendapat tenaga super dalam penantian sang tokoh.

Oleh karena itu ia menyempatkan diri naik ke atas panggung dan ikut membakar semangat para pendukungnya yang tak kuran ratusan dan meneriakkan yel-yel serta mengibarkan bendera Golkar dan banner raksasa bertuliskan namanya. Bang Haji Zulkarnaen tidak kurang mengerahkan ratusan pendukungnya menghadiri perhelatan besar itu. Sambil ikut berjoged ia terus meminta pendukungnya tetap tertib dan bersemangat walau di terik matahari, yang akhirnya mereka diguyur siraman air dari mobil satuan unit dinas pemadam kebakaran Kota Bekasi.

dobeldobel dot com sempat berpose foto bersama dengan Bang Zulkarnaen yang selalu tampil dengan senyum khasnya itu. Walau terik panas meliputi acara akbar itu, dan wajah lelah nyata terlihat di mukanya tapi ia tetap bersemangat dan menerima ajakan foto bersama sesaat sebelum datangnya JK. Sambil membisikkan untuk menulis apa saja yang dilakukan dalam kampanye ini, Zulkarnaen Djabar meminta kami untuk datang secara khusus mewawancarainya nanti setelah peliputan acara perhelatan kampanye itu.

Sang caleg Golkar pengagum Bung Hatta ini tak pernah surut semangatnya dalam dunia politik. Seperti yang terungkap dari kisahnya kepada seorang wartawan SuaraKarya online, Kartoyo DS.

Kata merdeka pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-63 lalu (15 Agustus 2008), tiba-tiba menjadi sensitif. Karena, di era reformasi ini masih banyak orang yang mengaku "belum merdeka". Wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR yang juga calon anggota legislatif (caleg) andalan "parpol beringin" untuk daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) VI (Bekasi dan Depok), Drs H Zulkarnaen Djabar MA, tidak menampik pengakuan "belum merdeka" itu. Sebab, tutur dia, secara yuridis formal, bangsa ini memang sudah lepas dari penjajahan Jepang dan Belanda. Tapi, secara kultural, masih harus memperjuangkan kembali kemerdekaan.

"Merdeka artinya lepas dari belenggu dan ketergantungan. Tapi, kini tidak sedikit anak bangsa ini yang masih terbelenggu kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Inilah yang saya sebut harus kita perjuangkan kembali," kata ayah dua anak--Dendi Prasetia Zulkarnaen Putra dan Indah Nugharahany Zulkarnaen Putri--dari pernikahannya dengan Hj Elzarita ini.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Ormas MKGR ini, konsep kemerdekaan yang benar adalah yang dibangun proklamator Bung Hatta. Wakil Presiden RI pertama itu, ujar mantan ketua KNPI DKI Jakarta ini, memiliki konsep perjuangan ekonomi yang sangat mulia, yakni ingin menjadikan Indonesia sebagai negeri yang adil dalam kemakmuran serta makmur dalam keadilan.

"Karena itu, saya merespons positif, ketika Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla berziarah ke makam Bung Hatta terlebih dulu sebelum ia menyosialisasikan nomor urut 23 bagi Partai Golkar," kata Koordinator Pokja OKK DPP Partai Golkar, kelahiran 19 September 1953 ini.

Mantan Penatar Nasional BP7 Pusat ini mengagumi Bung Hatta karena sang proklamator memiliki visi dan misi yang jelas dalam memperperjuangkan bangsa Indonesia. Ia selalu memperjuangkan ekonomi yang berkeadilan, yang tidak hanya tumbuh tapi juga merata.
==================================================================
Sekilas Profil
Drs. H. Zulkarnaen Djabar, MA. Padang, 19 September 1953. Politisi yang kini duduk sebagai Anggota Komisi bidang Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan DPR RI periode 2004-2009 ini adalah mantan Anggota MPR/DPR RI 1997-1999 (PAW).

Sebagai Anggota Legislatif yang juga bertugas di Badan Urusan Rumah Tangga DPR dia akan berusaha menjadi Anggota legislatif yang tanggap terhadap kepentingan rakyat dan melayani kepentingan masyarakat agar terpelihara sistem demokrasi Pancasila yang adil dan makmur.

-------------------------------------------------------------
Biodata

Nama Lengkap: Drs. H. Zulkarnaen Djabar, MA.
Panggilan:Zulkarnaen
Kelamin: Laki-laki
Tmp/Tgl Lahir:Padang, 19 September 1953
Agama: Islam
Alamat Lengkap: Gd. Nusantara I Jl. Gatot Subroto Gd. DPR/MPR RI
Jl.Merak No.17 Rt.004/012 Kel Jatiwaringin Pondok Gede
Bekasi Jawa Barat Indonesia
Telpon: 5755403
Istri: Elzarita
Anak: 2 (dua) Orang
Masa Akhir Jabatan: Juni 2009

Riwayat Pendidikan
* SD 1965
* SMP 1968
* SMA 1971
* S1 IAIN Jakarta 1978
* S2 Bid. Ekonomi Islam 2001

Riwayat Jabatan
* Penatar Nasional BP 7 Pusat 1982-1999
* Anggota MPR/DPR RI 1997-1999 PAW

Pengalaman Organisasi
* Ketua KNPI DKI Jakarta 1982-1985
* Sekretaris DPD Golkar Tk 1 DKI Jakarta 1984-1988
* Pokja OKK DPP Golkar 1988-1998
* Pokja OKK DPP Golkar 1998-2002
* Sekjen DPP Ormas MKGR 1999-2004
* Ketua DPP MIDI 2002-n/a
READ MORE - Caleg Golkar Pengagum Bung Hatta yang Suka Bergoyang di Panggung Kampanye

Minggu, 22 Maret 2009

Musoli: Caleg Pendidik dan Da’i haruslah Konsisten

Drs. H. Musoli, caleg PKS no. 2
DPR RI dapil Kota Depok & Bekasi


Depok, dobeldobel.com
Sumber daya manusia (SDM) unggul adalah syarat mutlak bagi suatu bangsa untuk maju. SDM unggul adalah orang-orang yang memiliki keseimbangan dalam kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang tercermin dalam segenap tindakannya. Manusia unggul macam itu hanya dapat dilahirkan melalui sebuah sistem pendidikan menyeluruh, tak hanya mengutamakan satu aspek saja.

Kesadaran untuk melahirkan generasi muda dengan kualitas optimal itu mendorong Drs. H. Musoli, bersama beberapa rekan aktivis dakwah, mendirikan sejumlah lembaga pendidikan Islam, seperti: Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri (BKB-NF), Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS).

Profesionalisme dan ketangguhan kepemimpinan cucu dari H. Muh. Tambih, seorang tokoh dan pahlawan kota Bekasi ini, terbukti saat ia menjabat sebagai Direktur BKB-NF. Lembaga bimbingan dan konsultasi belajar yang dipimpinnya diawali dengan mengontrak sebuah lokal sekolah yang tak terpakai di bilangan Jakarta Pusat. Peserta bimbingan awalnya hanya puluhan murid. Namun kini BKB-NF telah berkembang pesat dan memiliki cabang di seluruh Indonesia dengan murid berjumlah ribuan.

“Idealisme dan profesionalisme,” ujar Musoli menjelaskan rahasia kesuksesannya mengembangkan lembaga yang banyak meloloskan anak-anak didiknya ke sejumlah perguruan tinggi favorit itu. Idealisme yang dimaksud adalah semangat untuk merealisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat dan bangsa. Sementara Profesionalisme tak hanya menyangkut etos kerja, tapi juga landasannya dalam rangka ibadah. “Tak hanya semangat mengejar kecukupan materi, melainkan juga merealisikan idealisme yang kita usung,” terangnya.

Tak berhenti hanya mendirikan lembaga bimbingan belajar dan sekolah, selanjutnya Musoli turut membangun institusi yang lebih strategis, yaitu Program Pembinaan SDM Strategis (PPSDMS) yang berpusat di Jakarta Selatan, berbatasan dengan kampus Universitas Indonesia. Lembaga ini membina ratusan mahasiswa terbaik dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Unversitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), dan Universitas Airlangga (Unair). Bagi para mahasiswa terpilih disediakan asrama gratis, beasiswa, dan pembinaan kepemimpinan.

“Melalui PPSDMS kami ingin melahirkan calon-calon pemimpin berkualitas yang akan memimpin bangsa ini,” papar Musoli. Langkah ini diambil melihat kondisi kepemimpinan bangsa yang memprihatinkan. “Selain kebangkrutan ekonomi, rezim Orde Lama dan Orde Baru juga mewariskan kebangkrutan kepemimpinan,” tandasnya. Terbukti, saat ini hampir tak ada tokoh baru yang memiliki kharisma kepemimpinan memadai.

Macetnya sirkulasi kepemimpinan juga disebabkan oleh sistem dan kurikulum pendidikan yang tidak kondusif. Menurutnya, membangun pendidikan berkualitas dan SDM unggul bukan hanya kewajiban pemerintah, tapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga negara. Oleh karena itu, Ia turut membangun institusi pendidikan yang mengintegrasikan pengetahuan umum, dan pemahaman agama yang moderat.

Keinginan untuk berkontribusi dalam perbaikan sistem pendidikan dan pemberdayaan ekonomi rakyat mendorong ayah enam anak ini siap dicalonkan dalam Pemilihan Umum Legislatif, April 2009 mendatang. Ia ditugaskan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada nomor urut 2 (dua) untuk daerah pemilihan (dapil) Kota Depok dan Kota Bekasi. Di jajaran pengurus PKS saat ini ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Di tengah kesibukannya mengelola dan aktif berorganisasi, suami Jeany Carolina ini masih meluangkan waktunya untuk berdakwah di masyarakat. Ia aktif sebagai khatib Jumat, pengisi majlis taklim, kuliah subuh, seminar dan berbagai kegiatan keagamaan di berbagai masjid dan mushola. Tak heran bila ia memiliki hubungan yang hangat dengan berbagai lapisan masyarakat. Pembawaannya yang supel dan humoris membuatnya mudah akrab dengan siapa saja, mulai dari tukang ojek, pengusaha, hingga pejabat tinggi negara.

----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------------------------

  • 8 Program

    1. Peningkatan Dakwah dan Moralitas Bangsa
    2. Pendidikan Murah dan Bermutu
    3. Pemberantasan Korupsi
    4. Pengentasan Kemiskinan
    5. Pemberdayaan Ekonomi untuk Rakyat Miskin (Model : Peraih Nobel M. Yunus - Grameen Bank Bangladesh)
    6. Pelayanan Kesehatan Bermutu dan Terjangkau bagi Rakyat
    7. Penyediaan Lapangan Kerja yang Seluas-luasnya
    8. Pembinaan Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda
------------------------------------------------------------------------------------

Biodata

Situs Web:
http://www.musoli.com
Nama Lengkap:
Drs. H. Musoli
Jenis Kelamin:
Laki-laki
Status Hubungan:
Menikah dengan
Jeany Carolina
Tanggal Lahir:
12 Juni 1958
Kota Asal:
Jakarta
Agama:
Islam
Aktivitas:
- Alumni Pengurus Masjid ARH Universitas Indonesia
- Instruktur Materi Kepemimpinan di berbagai Kampus di Indonesia
- Khutbah, Ceramah, Kuliah Subuh di berbagai Masjid, Perkantoran, dll
- Pendiri dan Pembina Sekolah-Sekolah Islam Terpadu se-Indonesia (JSIT)
- Pendiri dan Pembina Persatuan Guru Sejahtera Indonesia (PGSI)
- Aktifis Lingkungan Hidup dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba
- Pada Saat Ini Menjabat sebagai Ketua DPP PKS Bidang Kesra
Riwayat Kerja:
- 1980-1990: PNS di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN)
- 1985-1988: Staf Pengajar Fakultas MIPA Universitas Indonesia
- 1985-saat ini: Pendiri dan Pembina Nurul Fikri Grup: Bimbingan Belajar, Bahasa Inggris, Komputer, Pesantren dan Sekolah Islam Terpadu, Pesantren Tahfidzul Qura’n, Pesantren Yatim, dan Klinik Nurul Fikri
- 2002-saat ini: Direktur Program Pembinaan SDM Strategis (PPSDMS) Nurul Fikri
Informasi Kontak:
Email:
Telepon:
021-87711206
Nama Pengguna:
Musoli
Lokasi:
Depok, Indonesia, 16951


READ MORE - Musoli: Caleg Pendidik dan Da’i haruslah Konsisten